Selasa, 29 Maret 2016

Salam Kebangsaan!!!

SALAM KEBANGSAAN !!!

            Tidak terasa sudah 1 tahun Desa Wonorejo diresmikan sebagai Desa Wisata Kebangsaan. Banyak hal positif yang banyak diambil oleh penduduk desa. Salah satu hal sederhana jumlah wisatawan telah meningkat hal ini dapat dilihat semakin banyaknya jumlah pesanan homestay yang ada di Wonorejo.Tetapi apakah bidang ekonomi saja yang menjadi hal yang paling mendasar diresmikan desa Wonorejo sebagai desa wisata ? Kebangsaan!!!! Sebuah kata sifat yang sangat unik dan fundamental. Kata sifat ini juga sulit sekali dijumpai di era modern yang sudah melupakan bagaimana pentingnya saling memahami antar sesame manusia. Kebangsaan juga merupakan falsafah Negara mulai kerajaan Majapahit.

           Konsep kebangsaan inilah yang  seharusnya menjadi motivasi setiap warga Wonorejo untuk melestarikan budaya kebangsaan. Jikalau ada keuntungan-keuntungan tertentu yang didapatkan dari pelestarian budaya ini maka hal itu kiranya dijadikan suatu nilai tambah bukan suatu motivasi utama.

Satu tahun perjalanan Wonorejo sebagai desa Wisata Kebangsaan patutlah dirayakan, bukan untuk bersenang-senang tetapi untuk bermawas diri apakah dalam perjalanan satu tahun ini kita bersama-sama bertumbuh dan  berkembang untuk saling membangun sebagai sesama manusia. Salam kebangsaan …. J dengan semangat dan ekspresi senyum marilah kita lestarikan budaya ini agar desa Wonorejo menjadi teladan tidak hanya bagi desa lainnya tetapi bagi masyarakat Indonesia yang melupakan falsafah negaranya. Khusus diedisi kali ini Maya akan menghadirkan rangkaian photo-photo Wajah Desa Wonorejo sebagai desa wisata selama 1 tahun 

Senin, 28 Maret 2016

HUT 1 Desa Wisata Kebangsaan


Dalam memperingati HUT kebangsaan ke 1 Desa Wisata Kebangsaan KIM kebangsaan mengadakan kegiatan jalan sehat kebangsaan. Jalan sehat ini nantinya akan diikuti oleh semua pemuka agama yang ada di Wonorejo. Mereka semua akan bersama-sama berjalan menelusiri desa sebagai symbol bahwa semua agama dapat berjalan beriringan. Kegiatan ini sepenuhnya digalang oleh KIM. Dari penggalangan dana yang dilakukan sebagian dana didapatkan dari pihak sponsor yaitu Honda Sekawan Motor sebagai Sponsor utama, BRI dan Kopi Nusantara sebagai sponsor pendukung. Untuk kebutuhan dana lainnya didanai oleh kupon jalan sehat yang dijual seharga Rp. 7.500, 00. 
Gambar disamping merupakan banner jalan sehat. Dalam kegiatan ini warga berkesempatan mendapatkan Sepeda Motor Revo tahun 2016 sebagai Grand Prize. Untuk hadiah utama panitia menyediakan Kulkas, Mesin Cuci dan puluhan doorprize lainnya.  Mesikipun kegiatan jalan sehat menawarkan hadiah yang begitu besar juga harga kupon yang terbilang mahal tetapi yang menjadi inti dari kegiatan ini adalah antusiasme masyarakat dalam mendukung pencanangan desa Wonorejo sebagai desa Wisata. Dalam kesempatan ini KIM berharap semua warga masyarakat turut bersukacita dan bertasipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia. 

Rabu, 26 Agustus 2015

Jalan Sehat HUT RI ke 70

Melalui Pokja Event KIM Kebangsaan berhasil mengadakan kegiatan yang pertama kalinya yaitu Jalan sehat dalam rangka memperingati HUT RI ke 70. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 26 Agus 2015 26 ini mendapatkan respon yang cukup bagus oleh masyarakat Wonorejo. Panitia Event juga menyediakan hadiah-hadiah yang menarik bagi peserta jalan sehat dengan hadiah utama yaitu 1 buah Mesin Cuci. KIM berharap masyarakat terus mendukung kegiatan-kegiatan yang diadakan selanjutnya.

Senin, 06 Juli 2015

Majalah Desa Wonorejo

Tahu nggak kalau desa kita akan menerbitkan majalah?
Dan kedepannya nih, desa Wonorejo akan menjadi satu-satunya desa di Indonesia yang punya majalah sendiri. Majalah kita akan memuat seputar berita terkini yang terjadi di desa kita. Majalah ini akan dikonsumsi gratis oleh masyarakat desa maupun wisatawan dan peneliti yang berkunjung ke desa Wonorejo.
Eits, jangan remehkan potensi desa kita! Dengan adanya majalah ini, mari bersama-sama kita berselancar dari rumah ke rumah untuk mengungkap potensi tersembunyi para tetangga kita yang luar biasa.


Mengenai tampilan majalah atau buletin, kami mengharapkan pengertian Anda untuk memaklumi langkah kami yang masih bertahap. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman, kami akan berusaha seoptimal mungkin untuk menyempurnakannya. (AN/AG/YN)

Seniman Kreatif di Wonorejo



Dengan penuh semangat, Bapak Edi menunjukkan beberapa hasil karyanya. Salah satunya adalah batik miliknya. Batik yang dihasilkan adalah kolaborasi antara seni batik canting dan seni lukis.
            Ada yang tau nggak icon batik situbondo itu apa ? Benar, icon batik situbondo adalah Biota Laut. Nah, pernah nggak kita berfikir kalau icon batik situbondo itu salah satunya yang membuat adalah seniman asli wonorejo ? Emztttt .. Yapzt pak edi orangnya. Melalui tangan – tangan ajaibnya, terciptalah icon batik situbondo.
            Bahkan beberapa bulan yang lalu, pak edi mendapat undangan pelatihan membatik dari Dinas Koperasi Jawa Timur di Hotel Losari. Karena kekreatifan itulah membuat guru batiknya sering konsultasi dengannya bahkan memamerkan hasil ciptaan pak edi dimana-mana. “ batik ciptaan saya pernah di pamerkan di Jakarta sama ibu yeni ” ucap pak edi.
            Pengalaman dan prestasi pak edi tidak cukup sampai disitu, dia juga pernah dikirim ke Flores hanya untuk membuat patung, dan dia juga pernah Juara Harapan 1 lomba melukis. Tidak banyak yang tau tentang dirinya, hanya saja pengalaman dan prestasi membuktikan bahwa dia adalah seorang seniman yang kreatif. Waawww … Heebbaaatttt !
            Melukis batik bukanlah hal yang mudah. Menurutnya, tantangan bagi seorang seniman ia harus mampu menciptakan motif sendiri. Selain itu, kain dan cat yang dipakai juga menentukan kaku tidaknya kain batik yang dihasilkan. Tidak kalah pentingnya, melukis batik juga membutuhkan kesabaran serta niat yang besar dalam hati.

            So, tunggu apalagi. Untuk kalian-kalian yang berminat dan ingin belajar seni, pak edi dengan senang hati mempersilahkan datang dan belajar di kediamannya. Gratiisss loohhh … Buat apa cari yang jauh, jika yang dekat sudah ada, ya nggak siiihhh … !!!

Minggu, 05 Juli 2015

Launching Maya (Masyarakat Berdaya)

KIM sebagai organisasi kemasyarakatan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan informasi masyarakat menerbitkan satu majalah yang isinya bersifat positif dan membangun masyarakat. Masyarakat Berdaya (selanjutnya disebut Maya) merupakan usaha kreativitas dan inovasi anggota KIM sebagai wadah KIM mewujudkan karyanya ditengah-tengah masyarakat Wonorejo.


Lima garis lurus horisontal mengingatkan bahwa Lima Pilar Pancasila adalah sebagai landasan bernegara dan bermasyarakat bangsa Indonesia. Maya juga dibagikan secara gratis bagi masyarakat Wonorejo. Hal ini merupakan komitmen KIM untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan informasi yang benar. 

Dengan dilaunchingnya MAYA pada tanggal 5 Juli 2015oleh Kepala Desa Wonorejo, Sumarto Adi, KIM berharap maya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Wonorejo.

Sabtu, 02 Mei 2015

Launching Wonorejo Sebagai Desa Wisata Kebangsaan

Sumber : zaini
Masyarakat Wonorejo mempunyai gairah dan semangat baru pada saat Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto, SH meresmikan Desa Wonorejo sebagai Desa Wisata Kebangsaan pada tanggal 2 Mei 2015. Pada peresmian ini juga dimeriahkan oleh tarian topeng kerte secara masal. Launching Wonorejo sebagai Desa Wisata Kebangsaan merupakan oase ditengah konflik SARA secara global  yang tidak kunjung berhenti. Wonorejo yang terletak berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi tidak hanya menawarkan wisata edukasi tetapi juga wisata alam yaitu Taman Nasional Baluran Indah,  wisata religi Petilasan makam Mbah Jelun dan Candi Bang. Dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang semakin besar membuat peluang masyarakat Wonorejo semakin besar dalam meningkatkan kesejahteraannya. 

Desa yang berada diujung timur kota santri itu merupakan symbol pularisme agama.Meski masyarakatnya berbeda ras, suku dan agama, namun mereka tetap hidup guyup dan rukun. Sebagian besar warga Desa Wonorejo memeluk agama Islam, sebagian lagi memeluk agam Hindu, Kristen, Katolik dan Budha.Dibeberapa lokasi, ada Masjid yang berada di tengah-tengah masyarakat beragama Kristen, ada pula gereja berada dilingkungan umat islam. Bahkan beberapa tempat peribadatan dibangun berdekatan.

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto menambahkan, melalui pengukuhan Desa Wonorejo menjadi wisata Kebangsaan, Pemkab akan mempromosikan paket objek wisata di wilayah timur, serta menjadikan desa wisata kebangsaan ini sebagai panggung budaya. Diharapkan tahun depan Situbondo akan menjadi salah satu tujuan wisatawan domistik maupun manca negara.